Selamat Datang di Info Mas Hendra, jangan lupa beri komentar dan like di Facebook . Terima Kasih
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 September 2012

Kepribadian Orang Sukses

KESUKSESAN dalam pekerjaan atau aktivitas lain merupakan impian banyak orang seperti Anda. Biasanya, asumsi tersebut dikaitkan dengan pola hidup kerja keras. Tapi, hal itu tidak akan terlaksana apabila tidak ditunjang dengan kepribadian yang baik. Maka, jangan pernah berharap meraih kesuksesan sebelum memilikinya.

Hal itu merupakan bagian dari hukum kausalitas hidup manusia yang menempatkan posisi pada kesuksesan dan kegagalan. Oleh karenai itu, siapakan diri Anda menjadi pribadi yang mewakili hidup sukses. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Ketulusan
Merupakan kepribadian positif dalam peringkat pertama. Membuat semua orang menjadi suka, karena merasa aman dan dihargai, yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Kepribadian yang tulus, menempatkan dirinya pada kebenaran dan jujur tanpa omong-kosong. Tentunya akan lebih ideal bila ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

Rendah hati
Rendah hati justru mengungkapkan kekuatan seseorang dalam mengakui dan menghargai keunggulan oran lain. Karena, ia mampu membuat orang yang di atasnya merasa lebih sementara membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.

Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen kuat, rela berkorban dan pantang berkhianat.

Berpikir positif
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustrasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.

Keceriaan
Tidak semua orang dikaruniai sifat ceria. Keceriaan tidak harus selalu diartikan sebagai sebuah ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah mereka yang mampu menikmati hidupnya, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Orang yang memiliki sikap tersebut mempunyai potensi tinggi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Jika melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

Percaya diri
Orang yang percaya diri mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukan hal itu dengan baik.

Kebesaran jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia bisa tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

Easy going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah- masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress memikirkan masalah-masalah yang berada di luar kendalinya.

Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

RAHASIA POLA PIKIR ORANG SUKSES

Apa yang membedakan  orang-orang biasa dengan orang-orang sukses ? jawabannya, pola pikir mereka.  Setiap orang dilahirkan dengan potensi melakukan hal-hal besar dalam hidup.  Namun tidak semua orang dapat mewujudkannya.  Potensi besar ini acapkali dikerdilkan pola pikir yang salah.
Sejarah membuktikan, begitu banyak orang-orang biasa dari keluarga biasa yang berhasil menembus  mental barrier (hambatan psikologis) mereka dan secara perlahan tapi pasti mengharahkan hidup mereka menuju tangga kesuksesan.  Mereka berada di puncak kesuksesan bukan karena mereka terlahir sukses melainkan buah disiplin pikiran yang mereka terapkan pada diri mereka sendiri.
Salah satu perbedaan orang-orang biasa dibanding orang-orang sukses adalah orang-orang biasa sering kali enggan mencoba hal yang baru.  Mereka biasanya akan melakukan hal-hal yang sama terus menerus, mempertahankan sesuatu yang telah mereka lakukan sejak lama tanpa berpikir untuk melakukan perubahan.  Di tengah dunia yang makin kompetitif sekarang ini, dimana ide-ide dan produk-produk baru setiap saat lahir, mental seperti ini cepat atau lambat akan menyebabkan kemunduran dan kekalahan.
Pola pikir utama yang harus Anda tiru dari orang-orang sukses adalah mereka selalu melakukan inovasi, value adding, diferensiasi, berbeda.  Mereka membenci suatu hal yang selalu sama, tidak ada perubahan , tidak ada peningkatan.  Mereka membenci suatu hal yang selalu sama, tidak ada perubahan, tidak ada peningkatan.  Mereka selalu berpikir bagaimana untuk melakukan sesuatu yang sama dengan cara yang berbeda : bagaimana menciptakan produk yang berbeda di bidangnya.  Prinsip mereka adalah apabila sesuatu dapat dibuat atau dilakukan dengan cara yang berbeda dan unik dengan added value, kenapa harus selalu sama terus menerus ?
Orang sukses bukan hanya berperilaku berbeda, mereka juga berpikir dengan cara yang berbeda, berikut pola pikir mereka :

Sukses tidak ditentukan oleh nasib

Nasib seseorang sangat dipengaruhi oleh semua tindakan yang dilakukannya. Tentu saja tindakan-tindakan itu dimotori oleh pola pikirnya. Menjadi orang sukses dan kaya atau menjadi orang gagal dan miskin bukanlah karena nasib, melainkan karena pola pikir dan tindakannya yang berakibat pada keadaan sekarang. Untuk menjadi sukses dan kaya, orang harus berkemauan keras dan berusaha secara konsisten dari waktu ke waktu. Untuk mencapai sukses yang besar, Anda harus meniru cara berpikir  dan cara kerja orang sukses, yaitu mulai dengan sukses-sukses kecil setiap waktu dan dilandasi banyak kemampuan yang akan mempermudah jalan menunju sukses dan kaya.

Sukses adalah suatu kebiasaan

Orang sukses menjadi sukses sebagai suatu kebiasaan yang harus dijalani. Baginya, sukses bukanlah suatu destinasi (tujuan akhir), melainkan suatu proses perjalanan. Setiap keputusan dan tindakan jitu yang Anda lakukan sudah merupakan sukses. Dalam perjalanan hidup sehari-hari, Anda akan banyak mendapatkan sukses-sukses yang terkumpul menjadi sukses besar. Sukses besar tidak dihasilkan hanya dari satu keputusan dan satu tindakan saja, melainkan merupakan akumulasi dari setiap sukses yang Anda peroleh sehari-hari. Dengan demikian, sukses adalah suatu kebiasaaan positif di dalam hidup seseorang.

Kegagalan adalah bagian dari sukses

Orang sukses memandang kegagalan yang dialaminya sebagai bagian dari kesuksesan, sehingga tidak seharusnya membuatnya jera dan menghalangi peluang sukses di masa yang akan datang. Kegagalan hanyalah suatu kesuksesan yang tertunda. Justru dengan suatu kegagalan yang dialaminya ia akan bertambah pengalaman, aman, dan bertambah matang. Ia bertambah gigih dan berhasil. Sebaliknya, orang gagal akan memadang pengalaman gagalnya sebagai suatu trauma yang membuatbnya jera dan takut untuk memulai lagi.
 
Orang sukses selalu berorentasi kepada solusi

Dalam hidup, orang yang tidak akan pernah lepas dari masalah. Orang sukses meyakini bahwa di bakluik suatu nmasalah pasti ada peluang dan solusinya. Pola pikir seperti inilah yang membuatnya tahan uji dan tak mudah menyetah. Sebalinya, otang gagal akan mendang adanya masalah di setiap solusi yang dibuat. Akibatnya, ia cenderung pesimistis dalam menanggapi setiap peluang,. Ia lebih memilih status quo yang dirasa paling aman baginya. Orang gagal biasanya takut nmebcobva. Baginya lebih baik berdiam diri daripada mencoba dan gagal.

Agenda ganda
Orang biasa cenderung berinteraksi dengan berfokus hanya pada tujuan-tujuan pribadi mereka. Orang sukses, di sisi lain, berinteraksi dengan berfokus bukan hanya pada tujuan pribadinya, melainkan juga dengan tujuan orang lain. Itu sebabnya, orang sukses dapat menciptakan hubungan yang lebih baik dan mengumpulkan lebih banyak dukungan dalam hampir segala hal yang mereka lakukan.

Ketidakpastian
Orang biasa selalu ingin segala hal berjalan sesuai keinginannya, entah itu dalam rapat direksi sampai reuni keluarga. Mereka menjadi cemas dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian. Sementara itu, orang sukses lebih percaya diri. Mereka tahu bahwa mereka pada akhirnya akan mampu menangani situasi apa pun yang terhadi, dan tidak terikat untuk memainkannya sesuai skenario tertentu. Hal ini membuat mereka terlihat lebih tenang, menyenangkan, dan menarik saat bergaul.

Berpikir mundur
Dalam hidup, banyak orang memikirkan berbagai masalah dan tujuannya, serta berpikir bagaimana pasangan, atasan, orangtua, atau rekan kerja dapat membantu mereka memecahkan atau mencapainya. Sebaliknya, orang sukses memikirkan pasangan, rekan kerja, orangtua atau atasannya dan memikirkan cara agar dapat membantu mereka.

Definisi sukses
Banyak orang cenderung melihat orang di sekitarnya sebagai penolong atau hambatan. Sementara itu, orang sukses memiliki definisi yang berbeda tentang keberhasilan. Orang lain bukan hanya berari sarana bagi mereka untuk mencapai tujuan, melainkan tujuan itu sendiri. Mereka ingin menciptakan sukses bagi semua orang.

Sepenuh hati
Rata-rata orang mungkin menghabiskan hidupnya dengan khawatir terhadap berbagai hal, atau apakah sesuatu berjalan sesuai yang mereka inginkan. Rasa takut yang terpendam ini menciptakan dinding emosional antara diri mereka dengan setiap orang yang mereka temui. Di sisi lain, orang sukses tidak memiliki penghalang seperti itu. Mereka tidak terganggu dengan kecemasan yang tak terucapkan, sehingga mampu menjalani hidup dengan sepenuh hati dan jiwa

Sumber : 
http://lemjiantek.mil.id
http://lifestyle.okezone.com
http://www.mediaindonesia.com

Hal-hal yang Harus di Hindari untuk Menjadi Orang Sukses

Agar anda bisa menjadi sukses,anda harus mengabdi kepada pekerjaanmu contohlah orang-orang yang telah lebih dulu menjadi sukses. Apa yang mereka lakukan sehingga mereka benar-benar menjadi orang sukses?

Dan inilah Hal Hal yang perlu anda hindari untuk menjadi orang yang sukses :

Bekerja Sendiri

Tak pernah merasa ingin hasil yang tercapai hanya untuk diri sendiri. Orang sukses cenderung memerlukan support dari pihak lain. Mereka berusaha memperoleh support dari luar seperti teman, keluarga atau bahkan perlu adanya semacam bimbingan spiritual. Orang-orang sukses selalu memiliki daftar panjang orang-orang yang telah memberikan kontribusi atas prestasi yang telah dicapai.

Menunggu Timing

Mereka tidak menunggu “waktu yang tepat” untuk memulai. Mereka tidak mengatakan, “Nantilah kalau dirasa modal sudah cukup baru memluai usaha,” atau “Begitu saya…..” Orang-orang sukses dalam diri mereka tertanam keberanian untuk menanggung kemungkinan risiko yang dihadapi dan selalu melakukan evaluasi atas segala kekurangan yang ada dalam perjalanan kariernya.

Berpikir kesenagan

Tidak begitu memikirkan semua kesenangan dan kepuasan yang diraih. Untuk mengejar aspirasi yang diharapkan butuh banyak kerja keras dalam mewujudkannya. Terkadang mengorbankan kesenangan demi mengejar impian yang diinginkan. Orang-orang sukses tidak pernah berpikir bahwa ketika terasa semakin sulit berarti jalan yang diikuti adalah salah. Semua dilakukan dengan easy going dan nothing to lose.

Takut

Mereka tidak membiarkan ketakutan mendapatkan tempat terbaik. Siapa yang tidak melewati periode keraguan yang mendalam? Ini tidak berbeda halnya dalam berprestasi. Mereka tidak memberikan ruang bagi ketakutan. Ketakutan bukanlah alasan untuk berhenti.

Pesimis

Mereka tidak ragu akan kemajuan yang dibuat. Hanya diperbudak rasa kekecewaan jika mencoba membandingkan diri dengan seseorang yang sedang mengejar impian yang sama. Orang-orang sukses senantiasa kagum terhadap orang-orang yang berhasil sebelum mereka, menghormati perspektif yang unik dan cara mereka yang unik dalam mencapai tujuan.


Takut Gagal

Mereka tidak menganggap kegagalan yang didapat sebagai sebuah momok. Kegagalan hanyalah bagian kecil dari proses yang mengiringi derap langkah guna mencapai tujuan akhir dari suatu kesuksesan. Kegagalan adalah hasil yang tak terduga dan membawa mereka ke dalam suasana yang baru. Mereka siap untuk menerima kegagalan yang datang.


" Orang sukses adalah orang yang memiliki kebiasaan mengerjakan sesuatu yang tidak ingin dikerjakan orang gagal "

Orang Sukses Terbiasa Bangun Pagi

 
Setiap orang pasti punya jam produktif masing-masing. Ada orang yang baru "hidup" usai makan siang, ada pula yang baru melek pada malam hari. Namun, mereka yang terbiasa bangun pagi biasanya lebih sukses. Itulah hasil riset Laura Vanderkam yang dituangkan dalam buku elektroniknya, What the Most Successful People Do Before Breakfast.
Dari pengamatannya terhadap para eksekutif, orang-orang yang sangat sukses selalu memanfaatkan waktu paginya dengan cerdas. Jika mantan CEO Pepsi, Steve Reinemund, terbiasa latihan treadmill pukul 05.00, penulis Gretchen Rubin sudah mulai menulis pada pukul 06.00. Mereka lah contoh-contoh sosok dengan pencapaian tinggi yang mampu menggunakan sebagian besar waktunya sebelum jam sarapan untuk beraktivitas.

"Jika Anda menunggu sampai malam hari untuk melakukan sesuatu yang berarti tapi bukan sesuatu yang mendesak, seperti latihan, berdoa, membaca, merenungkan bagaimana meningkatkan karier atau mengembangkan organisasi, atau memberikan yang terbaik untuk keluarga, kemungkinan besar hal itu tak akan terjadi," ujar Vanderkam. "Jika hal itu harus terjadi, maka ia harus terjadi lebih dulu."

Tetapi jika Anda tergolong "orang malam", Anda sebenarnya masih punya harapan untuk memaksimalkan hari Anda.

"Sekitar 10-20 persen orang memang termasuk orang malam. Mengubah jadwal bukan ide yang bagus untuk orang-orang ini, bahkan mungkin mereka harus memilih profesi dan cara bekerja yang lain," papar Vanderkam.
Ia menambahkan, sebenarnya ada keuntungannya jika Anda melatih diri untuk keluar dari zona nyaman. Anda bahkan tidak membutuhkan dorongan yang kuat untuk melakukan perubahan menjadi "orang pagi". Dalam bukunya, Vanderkam juga memberikan proses lima langkah untuk membuat perubahan tanpa merasa terpaksa:

1. Lacak waktu Anda.
Menurut Vanderkam dalam bukunya, salah satu cara untuk menggunakan waktu lebih baik adalah dengan mengetahui secara pasti bagaimana Anda menggunakan waktu saat ini. "Tulislah apa yang sedang Anda lakukan sesering Anda bisa, dan dengan sebanyak mungkin detail yang menurut Anda akan membantu," katanya.
2. Gambarkan suasana pagi yang sempurna. Tanyalah pada diri Anda, bagaimana konsep suasana pagi yang menyenangkan untuk Anda. Psikolog yang juga penulis The Happiness Advantage, Shawn Achor, selalu menulis  catatan berisi ucapan syukur pada pagi hari. Manisha Thakor, pakar keuangan pribadi, melakukan meditasi.  Sedangkan Randeep Rekhi, yang bekerja penuh waktu di perusahaan layanan keuangan, mengelola bisnis sampingannya sebelum berangkat ke kantor.
3. Uraikan jadwal pada pagi hari. Apa yang harus terjadi untuk menlancarkan jadwal ini? Jam berapa Anda harus bangun pagi, dan jam berapa Anda harus tidur supaya mendapat tidur yang cukup dan berkualitas?
4. Bangun kebiasaan tersebut. "Ini langkah yang paling penting," cetus Vanderkam. Anda tidak harus membuat perubahan drastis. Lakukan saja secara perlahan, selangkah demi selangkah. Berikan penghargaan untuk setiap pencapaian yang Anda lakukan. 
5. Lakukan evaluasi. Bagaimanapun juga, hidup akan selalu berubah. Maka ritual pun bisa berubah

Sumber : kompas.com